Unit Kegiatan Kesiswaan PERSISKA (Persatuan Siswa-Siswi Katolik) SMAN 1 Wonosari telah menyelenggarakan Misa Menjelang Ujian dan Masuk Perguruan Tinggi Tahun 2026 pada Kamis (12/3) di Aula Arjuna SMAN 1 Wonosari. Misa ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru Katolik SMAN 1 Wonosari, dan dipimpin oleh Romo Yohanes Riyanto, Pr., atau akrab disapa Romo Ri, yang berasal dari Gereja Katolik Paroki Santo Petrus Kanisius Wonosari. Misa ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan pada semester genap untuk memohon berkat dan penyertaan Tuhan dalam proses siswa menghadapi ujian, khususnya bagi siswa kelas XII yang akan menjalani serangkaian tes, mulai dari ujian sekolah atau Asesmen Sumatif Akhir Fase F (ASAFF) hingga berbagai tes masuk Perguruan Tinggi Negeri maupun Sekolah Kedinasan dan Akademi lainnya.

Romo Yohanes Riyanto, Pr. memimpin Misa Menjelang Ujian dan Masuk Perguruan Tinggi bagi anggota PERSISKA SMAN 1 Wonosari pada Kamis (12/3/2026)
Dalam khotbahnya, Romo Ri mengajak para siswa untuk merenungkan alasan mengapa mereka perlu berdoa dalam masa menjelang ujian ini. Romo juga bertanya perasaan apa saja yang dirasakan para siswa dan harapan mereka pada saat ini. Memasuki inti khotbah, Romo Ri mengaitkan isi bacaan Injil Lukas yang dibacakan pada Misa dengan situasi yang saat ini dihadapi oleh siswa. Ketakutan dan kecemasan merupakan hal yang wajar terjadi saat kita berusaha menggambarkan peristiwa dan keadaan yang tidak kita ketahui di masa depan. Namun saat kita sibuk memikirkan sesuatu yang belum terjadi, di situlah muncul keterpecahan pikiran yang melahirkan kecemasan.
“Fokuslah dengan apa yang ada di hadapanmu, dan nikmatilah proses belajar. Jangan sibuk berpikir hal yang jauh di depan agar mampu belajar dengan pikiran yang tenang dan tertata,” ucap Romo Ri saat menanggapi situasi kecemasan yang dirasakan para siswa.

Menjelang akhir Misa, siswa kelas XII maju satu per satu untuk menerima berkat Tuhan melalui Romo Yohanes Riyanto, Pr.
Tidak hanya memberikan motivasi, Romo Ri juga mengajak para siswa mempraktikkan sebuah metode yang mirip dengan aktivitas meditasi untuk melatih siswa fokus saat melaksanakan ujian. Ia juga berbagi pengalaman saat menghadapi berbagai ujian di masa sekolahnya, dan mengajak siswa mengenali dirinya agar dapat menemukan cara belajar yang tepat dan efektif bagi mereka masing-masing. Mengakhiri khotbahnya, Romo Ri menyampaikan dua pesan penting bagi seluruh siswa, yakni agar mereka tetap tenang dalam menjalani ujian dan menikmati setiap proses belajar.
Para siswa Katolik merasa terberkati dengan mengikuti Misa ini. Mereka juga mendapatkan banyak hal berharga dari khotbah Romo Ri, seperti yang diungkapkan oleh salah seorang siswi kelas 12-G, Nirisha Angeline Purba. “Saya jadi tau metode yang membantu saya untuk tetap tenang, khususnya saat sedang overwhelmed dengan banyaknya materi yang harus dipelajari dalam waktu singkat,” tuturnya. Melalui Misa bersama ini, ia juga merasa tidak sendirian dalam menghadapi masa ujian. “Misa ini menambah momen kebersamaan dengan teman-teman seperjuangan, dan tentunya saya merasa terberkati,” pungkasnya.

Seluruh anggota PERSISKA berfoto bersama Romo Yohanes Riyanto, Pr. dan para guru pendamping di akhir Misa
Selamat menempuh ujian bagi PERSISKA dan seluruh siswa-siswi SMAN 1 Wonosari. Semoga rahmat Tuhan memampukan para siswa untuk dapat menikmati setiap proses belajar dan tetap tenang dalam menjalani ujian.(*)
Penulis: Brigitta Gun Rinanti
EN
ID
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!