Dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadan 1447 H, Rohis SMA Negeri 1 Wonosari menyelenggarakan kegiatan Farabi (Festival Ramadan Bina Insani) yang ke-14. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Maret 2026, bertempat di SMA Negeri 1 Wonosari. Farabi Festival merupakan event tahunan berbentuk lomba yang diikuti jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Gunungkidul. Pada Farabi #14 ini, tema yang diambil adalah ”Berkelana ke Penjuru Negeri untuk Menyebarkan Lentera Islami”.
Tema Farabi #14 ini menggambarkan semangat untuk terus melangkah dan menjelajah dalam menyebarkan kebaikan. Kalimat ”berkelana ke penjuru negeri” melambangkan usaha dan perjalanan dalam menebarkan manfaat kepada banyak orang, sedangkan ”lentera Islami” dimaknai sebagai cahaya nilai-nilai Islam berupa ilmu, akhlak, dan keteladanan yang mampu menerangi kehidupan. ”Melalui Farabi #14 ini, diharapkan para peserta dapat menumbuhkan semangat berdakwah, mempererat ukhuwah, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan,” tutur Fauzan Nuha Dirgantara selaku ketua panitia Farabi #14.

Wakil Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul memukul gong sebagai simbolis pembukaan Farabi #14.
Pada Farabi #13 tahun lalu terdapat 8 cabang lomba. Seiring pesatnya teknologi digital dan penggunaan media sosial, panitia Farabi #14 tahun ini menambah dua cabang lomba yaitu Poster Digital dan Video Kreatif. Untuk jenjang PAUD/TK/RA terdapat satu cabang lomba yaitu mewarnai. Untuk jenjang SD terdapat 3 cabang lomba yaitu MHQ, azan, dan Pildacil. Khusus lomba pildacil hanya diikuti oleh siswa SD kelas 4-6. Sedangkan untuk jenjang SMP/MTs terdapat 6 cabang lomba yaitu Poster Digital, Kaligrafi, Video Kreatif, MTQ, CCA, dan Solo Vokal.
Cabang lomba mewarnai diikuti oleh 87 peserta. Dari hasil penilaian juri, yakni Markhaban Mursyid, S.Pd. dan Erni Arum Prasetyarini, diperoleh 3 pemenang. Juara 1 atas nama Misel Naziya Freya Feyza dari TK Pertiwi 10, juara 2 atas nama Janisya Avia dari TK ABA Komplek Masjid Perak, dan juara 3 atas nama Shazfa Banafsha dari TK Ma’arif Kecandran.
Cabang lomba MHQ diikuti oleh 35 peserta. Dari hasil penilaian juri, yaitu Ustaz Arif Tyas Fitriyanto, S.E., M.A. dan Salsabila Fihroti Tiftazani, diperoleh 3 pemenang. Juara 1 dan 2 diraih oleh siswa MITQ Jamilurrahman atas nama Ahmad Faiz Zabir dan Hanif Raffasya Firmansyah. Sedangkan juara 3 diraih oleh Ghaziyal Al Hafidzah dari SD Muhammadiyah Unggulan As-Shidiq.
Cabang lomba azan diikuti oleh 41 peserta. Dari hasil penilaian juri, yaitu Anang Saputro, S.Pd.I dan Kelvin Hendra Agustian, diperoleh 3 pemenang. Juara 1 atas nama Ibrahim dari SDQU Al-I’tisham Playen, juara 2 atas nama Rizqie Haris Pratama dari SD Muhammadiyah Bogor Playen, dan juara 3 atas nama Lukman Fredi Tio dari SD N Suradadi 1 Ponjong.
Cabang lomba pildacil diikuti oleh 25 peserta. Aisyah Salma Rosyidah dari SD II Waladun Sholihun meraih juara 1, Najwatul Khusna Aulia Putri dari TPA Tunas Melati meraih juara 2, dan Nadia Qustru Nada Subandi dari TPA Al-Ikhlas Gunungkidul meraih juara 3. Dewan juri cabang lomba ini yaitu Novi Veranita, S.Pd.I dan H. Dedy Mustadjab, S.Pd.I., M.A.

Salah satu tim peserta cabang lomba Konten Kreatif sedang mempresentasikan video yang sudah dikumpulkan sebelumnya.
Cabang lomba poster digital diikuti oleh 30 peserta. Mishbahaddin Mu’aafi dari MTs N 3 Gunungkidul sebagai juara 1, Corelma Balqis Athya Khansa dari SMP N 1 Pandak Bantul sebagai juara 2, dan Larra Sabita Kurnia Radika dari SMP Muhammadiyah Al-Mujahidin sebagai juara 3. Dewan juri dari lomba ini yaitu Bapak Paundra Herbitaatdya, Ustazah Yunita, dan Ghefa Mumtazqia Arief.
Cabang lomba kaligrafi diikuti oleh 42 peserta. Muhammad Aufal Maroom ‘Abdullatif dari MTs N 4 Gunungkidul berhasil menjadi juara 1, Carissa Nareswari Hasna Hakim dari MTs N 8 Gunungkidul sebagai juara 2, dan Febeprisca Revita Winona dari SMP N 1 Playen sebagai juara 3. Dewan juri dari cabang lomba ini yaitu Ahmad Ashof, S.H., Riga Aditya Ariyanto, dan M. Maulana Ghozali.
Cabang lomba konten kreatif diikuti oleh 9 tim. Dewan juri yaitu Muhammad Nauval Hendri Saputra, Anas Nur Yunianto, dan Basuki Rahmanto memutuskan juara 1 diraih oleh tim dari SMP Muhammadiyah Al-Mujahidin, juara 2 tim dari SMP N 4 Wonosari, dan juara 3 tim dari SMP Muhammadiyah Nglipar.
Cabang lomba MTQ diikuti oleh 33 peserta. Dewan juri yaitu Ustaz Risyanto dan Latifah Sri Mastuti, S.S. memutuskan juara pertama diraih oleh Syafiqa Akhlaqul Husna dari TPA Tunas Melati, juara 2 atas nama Faris Abdurrahman Syarif dari SMP Muhammadiyah 2 Nglipar, dan juara 3 atas nama Utiya Safannatunisa dari MTs Yappi Mulusan.
Cabang lomba CCA diikuti oleh 15 tim. Tim juri dari cabang lomba ini adalah M. Fatah Sutarman, S.Pd., Fauzi Anshori Saleh, S.Pd.I., M.Pd., dan Wahida Asroni, S.Pd.I. Setelah melewati 3 babak, yaitu babak penyisihan, semifinal, dan final, diperoleh 3 pemenang. Juara 1 diraih oleh tim dari SMP Negeri 1 Wonosari, juara 2 tim dari SMP Muhammadiyah Nglipar, dan juara 3 tim dari TPA Masjid Baitussalam.
Cabang lomba yang terakhir yaitu solo vokal diikuti oleh 15 peserta. Dari hasil penilaian tim juri yaitu Danang Ari Nugraha, S.Pd., Achid Nur Hidayat, S.Sn., dan Wahyu Setiawan, S.Pd., Gr. diperoleh 3 pemenang. Juara 1 atas nama Asyifa Maritza Juanita dari SMP N 7 Yogyakarta, juara 2 atas nama Jenar Gading Nandewi dari SMP N 1 Wonosari, dan juara 3 atas nama Erlangga Dhimas Mahessa juga dari SMP N 1 Wonosari.

Dewan juri cabang lomba Solo Vokal (dari kiri ke kanan) Danang Ari Nugraha, S.Pd., Wahyu Setiawan, S.Pd., Gr, dan Achid Nur Hidayat, S.Sn. melakukan proses penjurian.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Farabi #14 berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh cabang lomba dapat terlaksana tanpa ada kendala yang berarti. Fauzan Nuha Dirgantara selaku ketua panitia Farabi #14 mengungkapkan harapannya atas terselenggaranya kegiatan ini. ”Harapan saya kegiatan Farabi #14 ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu harapan untuk saya pribadi setelah event ini selesai, saya bisa lebih meningkatkan skill dan kualitas diri agar bisa lebih baik serta mengevaluasi diri apa kekurangan saya sebagai ketua. Harapan untuk Farabi Festival tahun depan agar dapat terlaksana dengan lebih baik,” ujarnya.
Semoga penyelenggaraan Farabi #14 ini dapat menjadi percik semangat untuk menghidupkan lentera Islami mulai dari lingkup kecil yang kemudian dapat mencapai pelosok seluruh negeri. Semoga Allah SWT merahmati, dan sampai jumpa di Farabi #15 tahun depan.(*)
Penulis: Fajar Elmy Nuriyah
EN
ID
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!