Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMAN 1 Wonosari berlangsung semarak dan penuh khidmat. Peringatan kemerdekaan tidak hanya dilaksanakan melalui upacara di lingkungan sekolah, tetapi juga diwujudkan melalui partisipasi murid, guru, dan tenaga kependidikan dalam berbagai agenda upacara di tingkat Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga kegiatan yang dilaksanakan di alam terbuka.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SMAN 1 Wonosari untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Pancasila
Rangkaian utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMAN 1 Wonosari diawali dengan Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pancasila SMAN 1 Wonosari yang diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan penuh khidmat.

Suasana khidmat upacara peringatan HUT ke-81 RI di SMAN 1 Wonosari saat pengibaran bendera berlangsung.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Aris Feriyanto, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam kesempatan tersebut, pembina upacara membacakan sambutan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengangkat tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa tema kemerdekaan bukan sekadar slogan, melainkan merupakan peta jalan bangsa sekaligus perwujudan nilai-nilai yang telah hidup dalam peradaban Indonesia.
Kedaulatan dimaknai melalui filosofi “Sangkan Paraning Dumadi”, yaitu kesadaran mengenai asal dan tujuan kehidupan. Nilai tersebut menjadi landasan agar bangsa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri, memiliki jati diri, serta tidak mudah goyah menghadapi perubahan dan tekanan zaman. Sementara itu, keadilan diwujudkan melalui semangat “Jumangkah Anjantra Laku Memayu Hayuning Bawana”, yakni ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang semakin baik dan sejahtera. Keadilan harus diwujudkan melalui pembangunan yang hasilnya dapat dirasakan secara merata, mulai dari wilayah perkotaan hingga pelosok kalurahan. Adapun kemakmuran merupakan buah dari sikap “Gemi Nastiti Ngati-ati”, yaitu kecermatan dan kehati-hatian dalam mengelola sumber daya. Kemakmuran yang dibangun hendaknya bukan kesejahteraan yang rapuh, tetapi kesejahteraan yang berakar kuat dan dapat bertahan lintas generasi.

Bertindak sebagai Pembina Upacara di SMAN 1 Wonosari, Aris Feriyanto, S.Pd. membacakan Sambutan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketiga nilai tersebut, sebagaimana disampaikan dalam sambutan Gubernur, perlu diwujudkan melalui laku “Nitik-Napak-Nanting”, yakni mengamati dengan saksama, berpijak pada kenyataan, kemudian bertindak dengan penuh pertimbangan. Di tengah disrupsi teknologi dan persaingan global, semangat “Eling lan Waspada” juga menjadi pedoman agar bangsa tetap menjaga kedaulatan, tidak kehilangan keadilan, serta tidak membiarkan kemakmuran membuat masyarakat melupakan mereka yang masih tertinggal.
Sambutan tersebut ditutup dengan ajakan untuk memperkuat komitmen membangun Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bagian yang utuh dari cita-cita besar Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
20 Murid Bertugas sebagai Paskibraka Kabupaten Gunungkidul dan Paskibraka Pemda DIY
Semangat kebangsaan keluarga besar SMAN 1 Wonosari juga tercermin dari keterlibatan murid dalam tugas kenegaraan. Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, 17 murid SMAN 1 Wonosari dipercaya menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026. Satu murid atas nama Anna Caroline De Lourba Cardoso secara membanggakan bertugas sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih.

Anna Caroline De Lourba Cardoso saat melaksanakan tugas membawa baki Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Gunungkidul.
Tidak hanya di tingkat kabupaten, prestasi membanggakan juga ditorehkan oleh 3 murid SMAN 1 Wonosari yang dipercaya menjadi anggota Paskibraka Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Satu siswa atas nama Marvelio Darrel Gladwin Wibowo bahkan menjadi perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam seleksi Paskibraka tingkat Nasional.

Deretan murid kelas XI SMAN 1 Wonosari yang bertugas sebagai Paskibraka di tingkat Kabupaten Gunungkidul dan tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2026
Keikutsertaan para murid sebagai Paskibraka menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membangun karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan cinta tanah air.
Murid Kelas XI Ikuti Upacara di Luar Sekolah
Pada kesempatan yang sama, murid kelas XI-A bersama guru pendamping turut menjadi peserta Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul di Alun-Alun Kabupaten Gunungkidul. Kehadiran para murid dalam upacara tingkat kabupaten memberikan pengalaman langsung bagi mereka untuk mengikuti peringatan kemerdekaan dalam suasana yang lebih luas bersama berbagai unsur masyarakat dan instansi di Kabupaten Gunungkidul.
Semangat peringatan kemerdekaan juga berlanjut pada sore hari. Murid kelas XI-B didampingi wali kelas mengikuti Upacara Penurunan Bendera di Alun-Alun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Keikutsertaan dalam upacara penurunan bendera menjadi bagian dari rangkaian penghormatan terhadap Sang Merah Putih sekaligus peneguhan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Murid kelas XI-A berfoto bersama Wali Kelas di halaman Alun-Alun Gunungkidul pada Senin (17/8/2026) sesaat sebelum upacara peringatan HUT ke-81 RI dimulai.
Sementara itu, kelas XI-D bersama wali kelas dan beberapa tenaga kependidikan juga berpartisipasi dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Wonosari yang dilaksanakan di Lapangan Mulo, Wonosari.
Keterlibatan warga sekolah dalam upacara tingkat kecamatan menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan di lingkungan sekolah, tetapi juga diwujudkan melalui kehadiran dan partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
UKK Pawana Gelar Upacara di Goa Jlamprong
Nuansa berbeda hadir dari murid-murid pecinta alam yang tergabung dalam UKK Pawana. Bersama guru pendamping, mereka melaksanakan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Goa Jlamprong, Semanu, Gunungkidul di hari yang sama.

Suasana saat UKK Pawana SMAN 1 Wonosari menggelar upacara peringatan HUT ke-81 RI di Goa Jlamprong Semanu Gunungkidul pada Senin (17/08/2026).
Pelaksanaan upacara di alam terbuka memberikan pengalaman yang unik dan bermakna. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi para murid untuk memaknai kemerdekaan melalui kedekatan dengan alam, kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat menjaga lingkungan.
Kemerdekaan sebagai Momentum Penguatan Karakter
Beragam kegiatan yang dilaksanakan keluarga besar SMAN 1 Wonosari dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI menunjukkan bahwa kemerdekaan dimaknai bukan hanya sebagai sebuah peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menumbuhkan karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, peduli, mampu bekerja sama, serta memiliki kecintaan terhadap bangsa dan tanah air.
Melalui keterlibatan murid dalam berbagai kegiatan, mulai dari upacara di sekolah, menjadi Paskibraka, mengikuti upacara tingkat kabupaten dan kecamatan, hingga melaksanakan upacara di alam terbuka, SMAN 1 Wonosari terus berupaya menghadirkan pendidikan karakter yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Dirgahayu Republik Indonesia! Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” (*)
Penulis: Sukaningtyas/Penyunting: Brigitta Gun Rinanti
EN
ID
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!