SMAN 1 Wonosari menjadi tuan rumah dan penyelenggara kegiatan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan Balai Pendidikan Menengah (DWP Balkdikmen) Kabupaten Gunungkidul pada Jumat (6/2/2026) pagi hingga siang hari. Pertemuan berlangsung di Aula Arjuna SMAN 1 Wonosari dan dihadiri oleh segenap pengurus DWP Baldikmen Gunungkidul dan perwakilan anggota DWP dari seluruh SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Gunungkidul, dengan Workshop Kecantikan sebagai agenda utamanya.

Siti Zumrotul Arifah, M.Pd. selaku Ketua DWP Baldikmen Gunungkidul menyampaikan sambutan pada pertemuan rutin yang diselenggarakan di SMAN 1 Wonosari pada Jumat (6/2/2026)
Dalam sambutannya di awal acara, Ketua DWP Baldikmen Gunungkidul Siti Zumrotul Arifah, M.Pd. yang akrab disapa Ibu Ifah memaparkan beberapa tujuan diselenggarakannya pertemuan rutin ini. Berkumpulnya para pengurus dan anggota dari berbagai penjuru Kabupaten Gunungkidul adalah sebuah ajang silaturahmi yang dapat mengokohkan solidaritas seluruh anggota organisasi. Kegiatan ini dapat menjadi sarana pemberdayaan anggota untuk meningkatkan kualitas diri dan keterampilannya melalui sesi Warnasari yang selalu diisi dengan edukasi bagi para peserta. Pertemuan rutin juga dilaksanakan sebagai pembinaan mental dan spiritual pegawai negeri. Selaras dengah hakikat DWP sebagai organisasi bagi istri pegawai negeri, Ibu Ifah mengingatkan agar para istri dapat menjadi mitra strategis suami dengan senantiasa memberikan dukungan moril dan motivasi sehingga performa dan kinerja suami sebagai pegawai negeri dapat terus meningkat. Yang tidak kalah penting, DWP secara rutin menyelenggarakan pertemuan sebagai konsolidasi organisasi untuk transparansi pelaporan kegiatan dan keuangan.

Keceriaan peserta saat sesi ice breaking sebelum dimulainya Workshop Kecantikan
Warnasari merupakan sesi yang ditunggu-tunggu oleh peserta karena senantiasa berisi edukasi dengan berbagai macam topik yang relevan bagi para ibu. Warnasari kali ini diisi dengan Workshop Kecantikan dengan tema “Cantik Alami, Percaya Diri Setiap Hari”. Hadir sebagai narasumber adalah Yaroh Isnantini, S.Sn., anggota DWP SMAN 1 Wonosari yang aktif dalam dunia tari dan tata rias serta kerap menjadi pendamping desa budaya. Ia dibantu pula oleh Ria Silviani, S.Pd., pendiri Sanggar Seni RNB (Rawikara Nari Bahuwarna) yang juga mahir di bidang tata rias. Workshop ini bertujuan agar peserta dapat memahami makna cantik, mengenal jenis make-up, dan belajar teknik alis dasar, serta melakukan praktik make-up bersama-sama.

Ria Silviani, S.Pd., salah satu narasumber Workshop Kecantikan, saat berinteraksi dengan para peserta.
“Cantik itu dapat terlihat dari wajah yang bersih dan segar. Kulit tampak sehat dengan makeup rapi dan serasi,” ucap Ibu Ria saat mengawali workshop. “Setiap orang punya ciri khas dan kecantikannya masing-masing. Kita tidak harus mengikuti tren. Yang lebih penting adalah kita nyaman dengan diri sendiri,” imbuhnya. Selanjutnya, ia dan Ibu Yaroh menunjukkan perbedaan make-up pesta dan make-up harian serta menjelaskan lebih lanjut tentang perawatan wajah dasar agar dapat membuat make-up harian awet sepanjang hari. Ibu Yaroh juga mengingatkan peserta tentang prinsip memilih make-up. “Ketika kita memakai make-up, tidak harus mahal. Produk mahal belum tentu cocok di kulit kita. Maka, sebaiknya kita cari produk yang cocok untuk kulit kita masing-masing,” tuturnya.

Yaroh Isnantini, S.Sn. menunjukkan tahapan teknik alis dasar pada sesi praktik bersama.
Dalam mendemonstrasikan tutorial make-up alis, mata, pipi, dan bibir pada sesi praktik bersama, kedua narasumber dibantu oleh dua peserta yang secara sukarela menjadi model rias, yakni Ibu Festi dari SMKN 1 Saptosari dan Ibu Arifin dari SMAN 2 Wonosari. Sementara itu, peserta lainnya menyimak dengan antusias tiap langkah yang dicontohkan oleh kedua narasumber. “Saya jadi kagum dengan diri sendiri. Ternyata kalau dipoles saya jadi tampak lebih muda. Terima kasih kepada DWP SMAN 1 Wonosari yang telah menyiapkan tema ini,” ujar Ibu Arifin seusai menjadi model rias, yang ternyata sangat bersemangat hadir karena tertarik dengan tema Warnasari pada pertemuan ini.

Suasana bazar DWP Baldikmen Gunungkidul yang diselenggarakan di Selasar SMAN 1 Wonosari
Selain menyelenggarakan Workshop Kecantikan, pertemuan rutin ini juga menghadirkan berbagai stand bazar berisi karya dan produk dari anggota DWP berbagai sekolah. Stand bazar ini disambut meriah tidak hanya oleh peserta pertemuan DWP, namun juga oleh warga SMAN 1 Wonosari yang melintasi area bazar.
Sejumlah murid juga ikut tampil bernyanyi untuk mengisi sesi hiburan di awal dan tengah pertemuan. Suara merdu dan indah tersebut dilantunkan oleh empat murid, yakni Gwenda (12-G), Bagas (12-E), Merdu (12-A), dan Naufal (10-G), dengan iringan keyboard yang dimainkan dengan apik oleh Fio, alumni SMAN 1 Wonosari yang berprestasi dalam lomba Cipta Lagu FLS2N 2024 tingkat Nasional. Salah satu murid menceritakan kesannya saat tampil di hadapan peserta pertemuan DWP. “Rasanya lumayan grogi karena ini kali pertama bernyanyi dengan audiens ibu-ibu. Tetapi pengalaman ini juga terasa menyenangkan dan berkesan. Saya senang bisa berbagi lewat lagu, apalagi respons dari ibu-ibu Dharma Wanita sangat positif dan mendukung, sehingga suasana menjadi hangat,” ungkap Gwenda.

Gwenda dan Fio saat tampil bernyanyi di hadapan peserta pertemuan DWP Baldikmen Gunungkidul.
Pertemuan rutin DWP Baldikmen Gunungkidul bulan Februari 2026 di SMAN 1 Wonosari telah terlaksana dengan baik dan lancar. Apresiasi untuk seluruh panitia yang telah bersinergi menyiapkan kegiatan dengan matang dan kompak. Semoga penyelenggaraan pertemuan berikutnya pada bulan April 2026 di SMKN 3 Wonosari lebih menginspirasi dan memotivasi para istri pegawai negeri di lingkungan SMA dan SMK Negeri Kabupaten Gunungkidul. (*)
Penulis: Brigitta Gun Rinanti
EN
ID
0 Komentar
Untuk mengirimkan komentar silakan login terlebih dahulu!